Saya baru saja mendapat tugas mewawancarai salah satu pegawai di tempat saya menimba ilmu saat ini. Pegawai tersebut merupakan salah satu staf tata usaha. Amanah yang diembannya setiap hari adalah menyiapkan LCD di tiap-tiap jadwal kuliah. Dalam menjalankan amanah tersebut ia tidak mendapat bantuan dari siapapun.


Sejak saya mulai masuk di tempat dimana saya saat ini menimba ilmu, saya sudah menyadari bahwa beliau merupakan salah satu pegawai yang cukup rajin serta tidak banyak omong. Memang benar adanya, beliau adalah salah satu tipe orang yang “sedikit bicara, banyak bekerja”. Bahkan beberapa kali ketika hari sabtu dan minggu jika saya ada kegiatan di kampus, atau malam hari ketika ada rapat-rapat organisasi saya seringkali melihat beliau masih melakukan beberapa pekerjaan yang lain (seperti mengurus taman kampus, menyapu kelas, dll). Awalnya yang terbersit dalam benak saya, beliau merupakan salah satu dari sekian banyak pegawai yang memiliki tanggung jawab serta dedikasi tinggi pada pekerjaannya. Namun ketika tadi saya sedikit mengobrol dengan beliau (sebelumnya saya belum pernah mengobrol kecuali jika diperlukan dan mendesak, bahkan menyapa pun jarang karena beliau termasuk tipe orang pendiam), saya akui saya kagum dengan beliau.


"Mahasiswa harus Inisiatif"


-Andrea Hirata-


Tanggal 24 Oktober 2008 merupakan salah satu hari bersejarah bagi IPB karena untuk pertama kalinya Kick Andy Off Air diadakan di IPB tepatnya di gedung Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga-Bogor. Salah satu bintang tamu pada acara tersebut adalah seorang yang sangat fenomenal pada kurun waktu dua tahun terakhir ini. Ia sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia melalui karyanya yang cukup menggebrak dunia sastra, tidak hanya di Indonesia, namun juga sampai mancanegara. Yup, dia adalah Andrea Hirata.


Setelah acara Kick Andy usai, BEM KM IPB diberi kesempatan khusus untuk melakukan wawancara eksklusif dengan Andrea Hirata, dan berikut ini adalah hasil wawancara yang telah dilakukan.


FAMILY AND CONSUMER EXPO 2008

Posted on 01.02
Himpunan Mahasiswa Ilmu Keluarga dan Konsumen (HIMAIKO)
Institut Pertanian Bogor, proudly present:

FAMILY AND CONSUMER EXPO 2008

1. Seminar Nasional
Tema : "TV sebagai Media Pembentuk Karakter Bangsa ?"
Pembicara :
Farhan (Artis/Presenter)
Ratna Megawangi, P.hD (Direktur Indonesian Heritage Foundation)
Sang Nyoman Suwisma (Direktur TPI)

Hari/Tanggal : Sabtu, 29 November 2008
Waktu : Pukul 08.00- selesai
Tempat : Balaikota Kota Bogor
HTM :
Rp.30.000,00 (Pelajar/S0/ S1)
Rp.50.000,00 (Umum/S2/S3)

2. Family and Consumer Expo
Expo akan diadakan pada Sabtu, 29 November 2008 di Halaman Balaikota
Kota Bogor, akan menampilkan seluruh karya tulis dan karikatur yang
diterima oleh panitia dan beberapa pameran dari instansi-instansi yang
berhubungan dengan keluarga dan konsumen.

Contact Person :
Yuli : 085219259757
Ayu : 085693218728

FAMILY AND CONSUMER EXPO 2008

Posted on 00.52

wawancara eksklusif dengan Andrea Hirata

Posted on 05.53
rasanya….

kayak nggak yakin ini tuh beneran atau nggak….
aduh gak tau deh harus ngomong apa…
sumpah ya….
kayak dream comes true tau gak…
bayangin,, vina naik mobilnya Andrea Hirata!! trus wawancara eksklusif ma dia selama 40 menit….

pengen tau khan gimana ceritanya sampe vina bisa wawancara eksklusif ma Andrea Hirata? jadi gini,, tadi tuh ada acara kick Andy off air di IPB dan salah satu bintang tamunya adalah Andrea Hirata,, trus dari pihak BEM KM IPB sebagai penyelenggara diberi kesempatan untuk melakukan wawancara eksklusif,, trus menteri Kominfo BEM KM IPB nunjuk vina yang bertugas untuk ngewawancarai Andrea Hirata,, tapi vina berdua ma anak dari Koran kampus IPB (namanya Dina)….

awalnya, vina udah hampir nggak jadi wawancara ma Andrea Hirata karena ketinggalan mobilnya Andrea Hirata,, tapi vina kejar pake ojeg,, akhirnya kekejar juga mobilnya, trus langsung masuk deh ke mobilnya (tapi sebelumnya bayar ojeg dulu pastinya,, hehehe),,

walopun agak dimarahin gitu ma manajernya karena vina n dina gak matuhin untuk stand by di samping mobil Andrea Hirata,, tapi gak papa jadi punya pengalaman ngejar2 orang penting… hehehe. setelah udah di dalem mobilnya n bisa ngatur napas dengan lebih baik, mulai deh wawancaranya….awalnya wawancaranya dilakukan di mobil,, tapi Andrea Hiratanya minta untuk mampir ke tempat makan gitu biar lebih kondusif n bisa foto2 pastinya... Akhirnya wawancaranya dilanjutkan di salah satu rumah makan di daerah Laladon.

pasti pada ngiri khan???apalagi fans2 Andrea Hirata…sabar ya,,kalo udah rejeki nggak bakalan kemana kok….
Hwaaaaa…..
thanks berat deh buat Irvan Setya Adji yang kasih kesempatan ngewawancarain Andrea Hirata buat vina….
dia tau bgt kalo vina bener2 kagum ma tuh orang,, n setelah wawancara tadi vina tambah kagum ma Andrea Hirata… Andrea Hirata tuh bener2 low profile bgt… trus pemikirannya bo’,,, luas n jernih bgt…
huhuhu…

pokoknya thanks bet dah ma menteriku yang paling baik… dan juga yang paling utama Terima kasih Allah... hamba yakin ini adalah salah satu serpihan mozaik hidup hamba yang dengan telah sempurna engkau rencanakan untuk hamba...

penasaran khan vina wawancaranya tentang apa ma Andrea Hirata,, tenang2,, nggak lama lagi pasti ada postingan wawancara Eksklusif Andrea Hirata dengan Vina dan Dina (redaktur koran kampus IPB).

So, don’t miss it….


BE A CREATIVE YOUTH FOR AGRICULTURE : PROGRAM MENINGKATKAN MINAT DAN KECINTAAN TERHADAP PERTANIAN BAGI PELAJAR SMK DI KOTA BOGOR


Diusulkan Oleh:


Okvina Nur Alvita


Ruri Kurnia Andany


Bayu Isra’ Liswardana


Ayu Fitri K.


Gina Ginanjarsari





I. LATAR BELAKANG MASALAH


Era globalisasi telah membawa berbagai perubahan dalam perkembangan dunia dewasa ini. Perubahan-perubahan yang terjadi tersebut meliputi berbagai bidang, salah satunya adalah dalam bidang ekonomi. Perkembangan ekonomi berjalan sesuai dengan perkembangan zaman, Alvin Toffler dalam Future Shock (1970) dalam Simatupang (2007)[[1]] menyebutkan bahwa peradaban manusia terdiri dari tiga gelombang; era pertanian, era industri, dan era informasi, Presiden Indonesia berpendapat bahwa gelombang peradaban keempat ini adalah era kreatif sebagai kelanjutan dari gelombang ekonomi informasi. Lebih lanjut Presiden juga menyatakan bahwa ekonomi kreatif adalah ekonomi gelombang keempat, yang berorientasi pada kreativitas, budaya, serta warisan budaya dan lingkungan. Ekonomi kreatif adalah ekonomi yang lebih mengedepankan kreativitas, dan inovasi sebagai motor penggerak ekonomi.


IPB INTERNATIONAL STUDENT CONFERENCE (IISC) 2008

Posted on 23.23

PREPARING AGRICULTURAL PEOPLE TOWARD CREATIVE ECONOMY ERA FOR BETTER LIFE IN THE FUTURE


Written by: Okvina Nur Alvita, Febi Damiko, Hidayat Syarifuddin



ABSTRACT


Globalization era has brought various changes in growth of the world these days. The changes cover various areas; one of them is in the field of economics. Economic growth walk as according to epoch growth, Alvin Toffler in Simatupang (2007) mentioning that civilization of human being consisted of three wave: agriculture era, industrial era, and the information era. President of Republic of Indonesia have a notion that the fourth wave of civilization is creative economy era as continuation from economic wave of information. Furthermore, President also expresses that creative economics as the fourth wave of economics era, orienting at creativity, cultural, and also the cultural heritage and the environment. Creative economic is the economics era that place creativity, and innovate as a motor of economic activator.


Indonesia as agricultural country faces a challenge to survive in the era of newly economics. Considering agricultural economy represent economics of first wave in this world, but the agriculture represent Indonesian nation spirit. Conscious of this fact, we required the effective way to prepare creative human in Indonesia who not only able to compete in this newly era but also have a spirit of Indonesian nation as agricultural state.


Preparing Indonesian people who not only creative, but also have spirit of Indonesian nation as agricultural state can be gone through by education. Education that proven the effective way to develop children’s creativity is by applying method of holistic education base on character (Hastuti, 2006). In her dissertation, Hastuti (2006) mentioning that children who get method of holistic education base on character has higher level of creativity than children which don’t get method of this education.


Creativity which has been builded since in the elementary school can bear creative individuals in the future. And of course the creativity owned by each the individual can used to develop Indonesia as agricultural state.